Startup Amartha Mendapatkan Suntikan Dana Dari Mandiri

Dengan melejitnya ketenaran Facebook, Twitter, serta kawan-kawannya di dunia maya, demam Silicon Valley secara perlahan namun pasti berhembus jua ke Indonesia, membawa angin segar bernama perubahan dan kemudahan.

Indonesia, negara yang memiliki kepadatan penduduk mencapai 250 juta jiwa, tidak imun dengan dampak perubahan yang mengguncang dunia ini. Para anak bangsa yang berjiwa kreatif, berbondong-bodong mencurahkan energi serta pikiran mereka untuk merintis berbagai macam ide di kepala mereka dan merealisasikannya dalam bentuk startup.

Bahkan pada 2016, tercatat ada lebih dari 2000 startup didirikan di Indonesia, dan pada 2020 jumlah ini akan terus bertambah sebanyak 6,5 kali lipat.

Hingga hari ini, bisa dibilang sudah banyak startup garapan anak bangsa yang cukup kita kenal dan bisa dikatakan berhasil. Selain berhasil mendapatkan pendanaan tentunya, mereka juga berhasil mengubah kultur bahkan orientasi pasar yang ada di Indonesia. Yang awalnya konsumen Indonesia hanya ditawari segmen konvensional dalam kehidupan sehari-hari mereka, kini kita mulai beralih ke teknologi digital, yang selain menawarkan kemudahan dan harga yang lebih murah dan bersahabat, juga memiliki poin-poin lebih lain yang sulit kita tolak.

Amartha sebagai startup baru yang bergerak dibidang P2P Lending (peer to peer lending) pun tak kalah dengan startup-startup lain yang sudah lebih dulu mengawali kesuksesan mereka. Pada 7 Maret 2017 lalu, Amartha salah satunya mendapatkan suntikan dana dari Mandiri Capital Indonesia (MCI).

Amartha yang merupakan startup fintech memiliki misi utama untuk mempermudah kelompok masyarakat yang ingin beriwausaha namun tidak terjangkau oleh perbankan karena berbagai macam alasan. Hal tersebut akan membuat posisi Amartha sebagai perusahaan yang bergerak dibidang P2P Lending (peer to peer lending) kuat di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.

Sebagai perpanjangan tangan perbankan Indonesia, Perusahaan Amartha akan membantu kelompok masyarakat petani, peternak, pedagang mikro , dan lain-lain, untuk mendapatkan pijaman sejumlah 3 sampai 10 juta untuk modal usaha mereka.

Dengan model bisnis di segmen pembiayaan mikro ini, Amartha akan mendukung visi Bank Mandiri untuk meningkatkan inklusi keuangan ke seluruh pelosok tanah air tanpa terkecuali. Segmen mikro pun akan termodernisasi, dan mereka akan menciptakan satu market baru di lapisan piramida terbawah.

Dengan adanya Amartha, kini masyarakat Indonesia akan dimudahkan untuk memulai usaha, hanya tinggal mendaftarkan diri melalui platform yang mereka miliki, dan mereka bisa mendapatkan pinjaman uang. Tentu di sini, track record peminjam pun akan terawasi dengan baik dan secara langsung oleh pemberi pinjaman, sehingga tercipta iklim kepercayaan yang kondusif satu sama lain.

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs www.jadimandiri.org
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s